Perantau ulung

Pulang, pulang , pulang... begitu dikata para pecandu rantau yang menuggu jam pulang tiba. Hari hari dilalui untuk pulang, hingga rindu dan pulang menjadi tak terdefiniskan. Pernah berpikir kalau dunia rantau memang menawarkan candu yang tak tertarakan dari kampung halaman tempat berpulang, namun itu hanyalah hawa belaka yang pada dasarnya kampung halaman lebih mengasikkan. Rindu masakan yang tak terdefinisikan, rindu bermain rindu pantai rindu semua tentang kampung halaman. Seberapa lama lagi aku menjadi perantau ulung yang tak pernah pulang?

Komentar

Postingan populer dari blog ini